Aksara dalam Perkembangan Peradaban

10 September 2015 | Admin UGM INDO
caption

Sejarah perkembangan aksara di dunia ini telah berjalan melalui peminjaman dan penyesuaian yang dilakukan berulang-ulang dari satu masyarakat ke masyarakat yang lain. Tak terkecuali aksara-aksara yang ada di wilayah Indonesia merupakan hasil peminjaman dan penyesuaian dari aksara yang berasal dari India, Arab dan Eropa.

Demikian disampaikan Dra. Sumarsih, M.Hum dalam Seminar Nasional rangkaian acara bertajuk “Perubahan Aksara dalam Perkembangan Peradaban” pada Rabu, 9/9 di Ruang Multimedia FIB UGM.

Sumarsih memaparkan, aksara dalam perkembangannya mempunyai peran dan relasi dalam pengembangan kebudayaan masa lampau dan masa kini. “Tulisan yang berfungsi sebagai informasi storage masa lampau diwariskan dari generasi sebelumnya kepada generasi selanjutnya, dengan tidak menutup kemungkinan untuk mengubahnya,” tandas dosen pengajar Filologi ini.

Seminar ini merupakan rangkaian Gugur Gunung V yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Sastra Nusantara FIB UGM. Turut hadir pula sebagai pembicara yakni Drs. Djoko Dwiyanto, M.Hum, arkeolog FIB UGM dan Prof. Dr. Titik Pudjiastuti, Penasehat Masyarakat Pernaskahan Nusantara (MANASSA).

Dalam kesempatan tersebut, Djoko Dwiyanto menyampaikan bahwa peradaban adalah suatu situasi ketika komunitas atau masyarakat itu sudah memiliki tingkat keadaban tertentu, dengan elemen-elemen yang kompleks, antara lain adalah akasara. “Peradaban Jawa pasti diisyaratkan oleh huruf, bahasa dan karya tulisnya,” jelas pengajar mata kuliah paleografi ini.

Sementara, Prof. Dr. Titik Pudjiastuti secara khusus memaparkan dunia keberaksaraan di Indonesia yang berjalan secara berlapis-lapis. Kebudayaan yang masuk di Indonesia demikian banyak, dan masing-masing dapat dikatakan membawa kebudayaan berupa aksara. “Aksara yang masuk ke Indonesia dari tahun ke tahun mengalami perubahan yang signifikan, ini disebabkan oleh letak geografis dan kondisi kulturalnya,” tandas guru besar Sastra Jawa Universitas Indonesia ini.[]

Kirim Komentar

Lastest News