MENGGUGAT MASA DEPAN (Seminar Nasional Ramalan dan Kehidupannya)

19 September 2016 | Admin UGM INDO

Pada hari Sabtu, 10 September 2016. HMJ Kamasutra dan prodi Sastra Jawa menggelar acara pertama dari tiga rangkaian acara Gugur Gunung, yakni seminar. Tema yang diangkat dalam seminar berskala nasional tersebut ialah Ramalan dan Kehidupannya. Tajuk yang dibahas ada tiga, yaitu ramalan masa lalu, masa kini dan masa depanramalan dalam perspektif budaya Bali-Jawa, dan ramalan dalam penerapannya. Ketiga tajuk yang telah disebutkan merupakan suatu usaha untuk melihat ramalan dari tiga arah sudut pandang, dari sisi antropologi, kebudayaan serta praktek-praktek ramalan yang masih eksis. 

 

Para pembicara yang dihadirkan memang para ahli dalam bidangnya masing-masing. Tajuk ramalan masa lalu, masa kini dan masa depan diulas oleh Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa P, lalu secara berurutan, dihadirkan juga Prof. Dr. I Nyoman Suarke dari Udayana, R. Bima Slamet Rahardja dari prodi Sastra Jawa, Ir. Sunardi dari Yayasan Hondodento dan Dwijo Sumarno dari Kyai Cupu Panjala. Komposisi para pembicara memang terlihat longgar sebab Prof. Dr. Peter Carey berhalangan untuk hadir dikarenakan sedang sakit. Meskipun kurang dalam komposisi pembicara sama sekali hal itu tidak menghalangi antusiasme para audience yang telah hadir.

 

Seminar dilaksanakan di ruang Multimedia, gedung Margono lantai dua, Fakultas Ilmu Budaya. Pukul 07.00 beberapa audience mulai mendatangi lokasi opening ceremony yang terlebih dahulu dilaksanakan sebelum seminar di pelataran Margono. Setiap audience yang hadir mendapatkan satu blocknote, satu bolpoin dan snack, setelah itu dipersilahkan untuk mengambil posisi duduk di tempat yang telah disediakan. Konsep yang ditawarkan pada para audience ialah konsep santai, sebab seminar dilaksanakan pada hari Sabtu. Beberapa bangku hitam ditata sedemikian rupa di taman rumput membentuk posisi 'V' dan dihadapkan ke arah pelataran gedung Margono. Pukul 08.00 audience yang hadir semakin banyak, hampir separuh dari kuota yang terpenuhi telah memadati lokasi. Acara dibuka oleh MC, lalu secara berurut ketua pelaksana Gugur Gunung 2016, ketua prodi Sastra Jawa dan perwakilan dari dekan FIB memberi sambutan kepada para audience. Sebagai tanda bahwa rangkaian Gugur Gunung 2016 yang diawali dengan seminar nasional telah dilaksanakan maka ketua prodi Sastra Jawa, Bu Sakti, memotong tumpeng dan diberikan kepada ketua Kamasutra serta ketua pelaksana Gugur Gunung 2016. Pukul 08.30, acara opening ceremony ditutup dengan perform tari bali. Lima menit menikmati tari bali, para audience diajak oleh kedua penari untuk mendaki tangga menuju lantai dua dengan dilempari bunga tujuh rupa. Kuota yang disediakan ada 100 kursi dan pada hari pelaksanaannya audience yang hadir mencapai 109, maka dengan sedikit improvisasi beberapa kursi harus dimasukkan paksa ke ruang Multimedia.

 

 

 

 

Kirim Komentar

Lastest News